Antisipasi Kecelakaan di Jalan Ambles, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin di Jalinbar Pringsewu

11/02/2026 15:09:21 WIB 12
Pringsewu – Pasca amblesnya gorong-gorong saluran air di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di lokasi, Rabu (11/2/2026).

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Polres Pringsewu memasang water barrier atau pembatas jalan di sekitar titik ambles. Selain itu, petugas juga memasang banner peringatan agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas di jalur tersebut.

Dari pantauan di lokasi, jalan yang ambles kini telah dipasangi plat baja oleh Dinas Bina Marga sebagai penanganan sementara. Plat tersebut dipasang menutup bagian jalan yang mengalami penurunan sambil menunggu proses perbaikan permanen. Rambu dan pembatas dipasang mencolok guna menarik perhatian pengguna jalan.

Kondisi jalan di titik tersebut tampak mengalami penurunan pada satu sisi badan jalan. Meski masih dapat dilalui kendaraan, pengendara diminta ekstra hati-hati karena kontur jalan tidak rata dan berpotensi membahayakan, terutama saat arus lalu lintas padat atau cuaca hujan.

Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan mengatakan langkah ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus memberi rasa aman kepada masyarakat.

“Kami melakukan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan water barrier dan banner peringatan agar pengendara lebih waspada. Pengguna jalan kami imbau mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi ini,” kata Kadek di lokasi.

Kadek juga mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk memperhatikan muatan dan tidak melintas dengan kecepatan tinggi di area tersebut. Pasalnya, beban berlebih dapat memperparah kerusakan jalan yang saat ini masih dalam kondisi penanganan.

Kasat juga mengungkapkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan perbaikan permanen gorong-gorong agar jalur nasional tersebut bisa kembali normal. Jalan Lintas Barat Sumatera sendiri merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan antarwilayah, sehingga kelancaran dan keselamatannya menjadi prioritas.

Sebelumnya diberitakan, sebuah truk fuso terperosok di Jalan Lintas Barat Sumatera setelah gorong-gorong di bawah badan jalan ambles dan tak kuat menahan beban truk bermuatan pasir. Peristiwa yang terjadi pada Senin (9/2/2026) sekira pukul 11.00 WIB itu sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena badan jalan hanya bisa dilalui satu jalur.

Namun berkat kesigakapan petugas, kendaraan yang terperosok dapat segera di evakuasi dan arus lalu lintas berangus normal meskipun bekas amblasnya gorong-gorong masih terlihat menganga dan perlu penanganan segera.(*).

Share this post