Truk Fuso Terperosok di Jalinsum Pringsewu, Gorong-Gorong Amblas Bikin Arus Tersendat

09/02/2026 16:48:27 WIB 9
Pringsewu — Sebuah truk fuso tiba-tiba terperosok di Jalan Lintas Barat (Jalinsum) Sumatera, tepatnya di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Penyebabnya, gorong-gorong saluran irigasi yang tertanam di bawah badan jalan mendadak amblas saat dilintasi kendaraan berat bermuatan pasir tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB dan sempat membuat arus lalu lintas di jalur nasional tersebut tersendat. Badan jalan yang ambles memaksa kendaraan melintas bergantian di satu jalur, memicu antrean dari dua arah.

Sejumlah pengendara yang melintas tampak memperlambat laju kendaraan saat melewati lokasi. Lubang besar di badan jalan terlihat menganga, tepat di titik truk fuso itu terperosok.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu yang menerima laporan langsung turun ke lokasi. Polisi mengatur arus kendaraan sekaligus mengevakuasi truk agar kemacetan tidak meluas.

Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan mengatakan, amblasnya gorong-gorong membuat struktur jalan tidak kuat menahan beban truk.

“Truk fuso terperosok akibat gorong-gorong di bawah badan jalan amblas. Kendaraan tidak bisa keluar dari lubang dan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat kurang lebih 30 menit,” kata Iptu Kadek Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

Evakuasi dilakukan dengan cara menarik truk menggunakan kendaraan fuso lain yang melintas. Setelah beberapa waktu, truk berhasil dikeluarkan dari lubang dan arus lalu lintas perlahan kembali normal.

Meski begitu, pengendara masih diminta ekstra hati-hati karena lubang bekas amblasnya gorong-gorong masih ada di lokasi. Polisi telah memasang rambu peringatan di sekitar titik kerusakan.

Kadek mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan P2JN Bina Marga terkait penanganan jalan tersebut. Rencananya, pelat besi akan dipasang sebagai solusi sementara sebelum perbaikan permanen dilakukan.

Ia juga menyoroti kondisi Jalinsum yang di sejumlah titik mengalami kerusakan. Bahkan, kata dia, kepolisian sebelumnya telah melakukan survei dan mendata kerusakan jalan di sepanjang jalur tersebut.

“Hasil survei sudah kami kirimkan ke instansi terkait. Namun sampai kejadian ini terjadi, belum ada tindak lanjut perbaikan,” ujarnya.

Kadek berharap perbaikan segera direalisasikan karena kerusakan jalan di Jalinsum dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari saat penerangan terbatas.

Polisi pun mengimbau pengendara untuk lebih waspada saat melintas di Jalinsum. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan, tidak kebut-kebutan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan rambu peringatan di lokasi rawan.

“Kalau melihat jalan berlubang atau rusak, segera kurangi kecepatan. Utamakan keselamatan daripada terburu-buru sampai tujuan,” tutupnya.(*)

Share this post