Kapolres Jadi Narasumber Retret, ASN Diminta Jadi Motor Penggerak Ketertiban Daerah

14/02/2026 22:40:50 WIB 254
Pringsewu – Peran aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya sebatas menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat. Pesan itu ditegaskan Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra saat menjadi narasumber Retret dalam rangka pembekalan dan orientasi pejabat tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang berlangsung di Kampung Wisata Tabek Indah Resort pada Sabtu (14/2/2026).

Dalam paparannya, Kapolres menegaskan bahwa ASN memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pemerintahan sekaligus teladan di tengah masyarakat. Ia menyebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak akan terwujud tanpa peran aktif dan komitmen ASN.

“ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga figur yang dilihat dan ditiru masyarakat. Sikap, keputusan, dan integritas ASN sangat berpengaruh terhadap terciptanya ketentraman dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Menurut Yunnus, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini semakin kompleks, mulai dari dinamika sosial, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi konflik horizontal. Karena itu, ASN dituntut untuk mampu menjadi problem solver, bukan justru menjadi bagian dari persoalan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kapolres menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah. Kepolisian, lanjutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen, termasuk ASN. Hal ini sejalan dengan komitmen Polres Pringsewu untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan.

“Keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, program pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, kolaborasi antara ASN dan aparat keamanan harus terus diperkuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ASN harus mampu menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik, serta responsif terhadap berbagai persoalan sosial.

“ASN harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemicu. Jadilah pemimpin yang mampu merangkul, mendengar, dan memberikan solusi,” pesannya.

Sementara itu, kegiatan retret pembekalan tersebut sebelumnya dibuka langsung oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Andi Purwanto, para asisten, staf ahli bupati, kepala dinas, kepala badan, serta sejumlah pejabat struktural lainnya.

Retret ini diharapkan menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen para pejabat dalam menjalankan tugas pemerintahan secara profesional, berintegritas, serta mampu menjaga stabilitas daerah demi terwujudnya Pringsewu yang aman, tertib, dan sejahtera.

Share this post