Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Pringsewu Gencarkan Patroli dan Edukasi

04/02/2026 13:44:39 WIB 13
Pringsewu – Tingginya angka pelanggaran lalu lintas di wilayah Pringsewu mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu meningkatkan patroli dan edukasi kepada masyarakat. Dalam tiga hari pelaksanaan Operasi Keselamatan, tercatat 510 pelanggaran lalu lintas ditindak petugas.

Mayoritas pelanggaran merupakan pelanggaran kasat mata, seperti pengendara tidak mengenakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan sabuk keselamatan, hingga penggunaan knalpot brong.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Keselamatan Polres Pringsewu menggelar patroli lalu lintas di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinsum), Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Patroli difokuskan di wilayah rawan pelanggaran dan kecelakaan, dengan menyasar jam-jam rawan kecelakaan, terutama saat jam sibuk berangkat dan pulang sekolah maupun jam aktivitas kerja.

Selain patroli, petugas juga mengintensifkan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas melalui tatap muka langsung dengan warga serta pembagian brosur keselamatan berkendara. Materi edukasi mencakup pentingnya penggunaan helm dan sabuk pengaman serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Keselamatan yang bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan diwilayhnya.

“Melihat masih tingginya pelanggaran, kami mengedepankan pendekatan edukatif agar kesadaran masyarakat meningkat. Harapannya, pelanggaran dan kecelakaan bisa ditekan,” ujar Iptu Kadek mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

Ia menegaskan, keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya, bukan hanya karena ada petugas. Menurutnya, banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran kecil yang sering dianggap sepele.

“Jangan menunggu kecelakaan baru sadar pentingnya keselamatan. Gunakan helm, sabuk pengaman, dan patuhi rambu serta batas kecepatan,” tegasnya.

Kadek juga mengingatkan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak yang sudah berkendara ke sekolah. Ia menilai peran keluarga penting untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini.

“Kami mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan. Jika semua disiplin, kecelakaan bisa ditekan dan semua pengguna jalan bisa selamat sampai tujuan,” pungkasnya.(*)

Share this post