Syekh Abdurrahman Al-Ausy Safari Ramadan di Pringsewu, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

05/03/2025 15:02:55 WIB 15

Pringsewu - Qari' Al-Qur'an Internasional asal Arab Saudi yang dikenal bersuara merdu dan bening, Syekh Abdurrahman Al-Ausy, melaksanakan safari Ramadan di Indonesia. Salah satu wilayah di Lampung yang menjadi daftar kunjungan beliau adalah Masjid Jami Al-Burhan, Pekon Keputran, Sukoharjo, Pringsewu.

Safari Ramadan di Masjid Jami Al-Burhan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (5/3/2025). Syekh Abdurrahman Al-Ausy diperkirakan tiba di Kota Bambu Seribu pada sore hari. Sebelum menjadi imam salat Isya dan Tarawih di Sukoharjo, ulama karismatik ini rencananya akan terlebih dahulu melaksanakan ramah tamah dengan Bupati Pringsewu dan tamu lainya.

Selain mendapat sambutan hangat dari warga Pringsewu, rangkaian safari Ramadan Qari TV Masjidil Haram ini juga mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian setempat.

Kasi Humas Polres Pringsewu AKP Priyono, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan tersebut. 
“Pengamanan ini melibatkan jajaran TNI, Satpol-PP, Dishub, BPBD, dan organisasi keagamaan setempat," ujar AKP Priyono dalam keteranganya mewakili Kapolres Pringsewu, 
AKBP M. Yunnus Saputra pada Rabu siang.

Selain di Masjid Jami Al-Burhan, Ungkap Priyono, pengamanan juga difokuskan di sepanjang rute yang dilalui rombongan dan rumah Bupati Pringsewu di Pringsewu Selatan yang menjadi lokasi singgah,buka puasa dan pertemuan Syekh Abdurrahman Al-Ausy dan rombongan dengan bupati pringsewu dan sejumlah undangan lainya.

Demi keamanan dan kelancacaran acara, Kasi Humas juga mengimbau warga Pringsewu yang akan ikut dalam kegiatan safari Ramadan tersebut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Meskipun aparat telah ditempatkan di setiap titik rawan, masyarakat diminta tetap menjaga keamanan diri sendiri maupun barang berharga yang dibawa.

“Safari Ramadan ini diharapkan berjalan aman dan lancer serta menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama internasional dengan masyarakat Pringsewu, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadan.” Tandasnya (*)

Share this post