Sat Binmas Polres Pringsewu Ajak Mahasiswa UAP Waspada Radikalisme dan Intoleransi di Media Sosial
12/11/2025 11:35:14 WIB 22
Pringsewu - Sat Binmas Polres Pringsewu menggelar penyuluhan kamtibmas di hadapan puluhan mahasiswa di Kampus Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) pada Rabu (12/11/2025). Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, polisi mengajak para mahasiswa untuk lebih waspada terhadap penyebaran paham radikal dan intoleransi, terutama yang banyak beredar melalui media sosial.
Meski jarang terekspos, petugas menegaskan bahwa kelompok yang membawa ideologi radikal dan intoleran masih aktif bergerak, terutama dengan memanfaatkan ruang digital. Karena itu, mahasiswa sebagai generasi muda sekaligus pengguna aktif media sosial memiliki peran penting untuk menjadi benteng awal dalam menangkal paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan tersebut.
Petugas Sat Binmas menyampaikan bahwa pembentukan opini publik yang sehat sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atau terpancing propaganda yang mengarah pada terorisme, radikalisme, maupun intoleransi. “Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. Kritis boleh, tapi tetap harus bijak, cerdas, dan mampu memilah informasi,” ujar pemateri dalam sesi tersebut.
Tak hanya membahas bahaya radikalisme, polisi juga mengingatkan mahasiswa untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan di tengah derasnya arus modernisasi serta kemajuan teknologi. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun jangan sampai berubah menjadi konflik atau sikap saling menjatuhkan.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga diajak untuk ikut menjaga kondusifitas keamanan lingkungan kampus maupun masyarakat. Aparat menekankan pentingnya saling menghargai, menghindari perilaku bullying, serta menjaga ruang digital agar tetap sehat dan positif.
Kegiatan penyuluhan ini mendapat perhatian penuh dari para mahasiswa yang hadir. Mereka terlihat antusias mengikuti materi dan beberapa kali aktif bertanya mengenai cara mengenali tanda-tanda paham radikal hingga langkah-langkah yang perlu diambil jika menemukan konten mencurigakan di internet.
Kasat Binmas Polres Pringsewu, Iptu Mulyono, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya membangun opini publik yang sehat dan memperkuat daya tangkal masyarakat terhadap ideologi negatif. “Penyuluhan seperti ini sangat penting, terutama bagi generasi muda. Kami ingin mahasiswa memiliki pemahaman yang benar, tidak mudah dipengaruhi, dan mampu menjadi agen penyejuk di tengah dinamika informasi yang begitu cepat,” ujarnya.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, Mulyono berharap mahasiswa dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme di wilayah Pringsewu. (*)