Ia juga mengingatkan tentang bahaya penyalahgunaan teknologi, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perilaku negatif di media sosial yang dapat merugikan masa depan pelajar. Karena itu, Kapolres menekankan pentingnya pendidikan karakter, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dalam kegiatan ini, Polres Pringsewu berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Selain topik teknologi, penyuluhan juga mencakup bahaya narkoba yang disampaikan langsung oleh Kasat Narkoba, AKP Candra Dinata. Dalam materinya, AKP Candra memaparkan perkembangan, upaya pencegahan, dan penanganan kasus narkoba di Pringsewu. Ia menyoroti bahwa sasaran penyalahgunaan narkoba kini tidak hanya orang dewasa, tetapi juga remaja bahkan anak-anak.
“Kami sering menangani kasus di mana pelakunya adalah pelajar. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ujar AKP Candra.
Sementara itu, Kasat Binmas Iptu Mulyono yang juga merupakan alumni SMPN 1 Pringsewu menyoroti bahaya kenakalan remaja, seperti tawuran, perundungan, serta pentingnya pendidikan dalam mewujudkan cita-cita dimasa depan.
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari dampak perkembangan teknologi terhadap kehidupan remaja serta isu-isu yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Kepala SMPN 1 Pringsewu, Subagyo, menyatakan dukungan dan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Pringsewu atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami,” tuturnya.