Pringsewu – Ramadan menjadi momen yang dinanti-nanti umat Muslim dengan berbagai tradisi khas, seperti berpuasa, tadarus Alquran, hingga berburu makanan untuk berbuka puasa. Di Kabupaten Pringsewu, fenomena berburu takjil setiap sore menjadi pemandangan yang lazim di berbagai titik pusat keramaian.
Sejumlah lokasi seperti Pasar Induk Pringsewu, Maliosewu, Simpang Pemda Pringsewu, Simpang Pekon Podomoro, Pasar Pagi Pajaresuk, serta berbagai tempat lainnya selalu ramai dikunjungi warga yang ingin mendapatkan aneka hidangan berbuka puasa.
Tingginya mobilitas masyarakat di tempat-tempat tersebut membuat aparat kepolisian dari Polres Pringsewu dan Polsek jajaran turun langsung untuk melakukan patroli dan penjagaan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta mengurai kemacetan yang kerap terjadi akibat lonjakan aktivitas warga menjelang berbuka puasa.
Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, mengungkapkan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Kami menerjunkan personel untuk melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah lokasi keramaian guna mencegah aksi kriminalitas serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama masyarakat berburu takjil," ujar AKP Priyono dalam keteranganya pada Minggu (9/3/2025)
Dengan adanya pengamanan dari pihak kepolisian, diharapkan aktivitas warga dalam mencari takjil bisa berjalan lancar dan kondusif sepanjang bulan Ramadan.
Kasi Humas menambahkan, selain melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau para pedagang serta pengunjung untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan, seperti pencopetan dan penipuan. Warga juga diingatkan agar tidak memarkir kendaraan sembarangan demi menghindari potensi pencurian serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati, baik dalam berbelanja maupun dalam menjaga barang bawaan. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada petugas terdekat,” tambah AKP Priyono.
Sementara itu, sejumlah warga menyambut baik kehadiran polisi di lokasi-lokasi keramaian. Rina, salah satu pengunjung Pasar Induk Pringsewu, mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli petugas.
“Setiap sore pasti ramai, kadang sampai macet. Dengan adanya polisi yang mengatur lalu lintas dan berjaga, kami jadi lebih nyaman berbelanja takjil,” ujarnya.
Selain kepolisian, dukungan juga datang dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang turut membantu dalam pengaturan lalu lintas dan penertiban pedagang kaki lima agar tidak mengganggu jalur kendaraan.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, diharapkan suasana berburu takjil di Pringsewu tetap berlangsung tertib, aman, dan nyaman hingga akhir Ramadan.